Suporter Dihimbau Tak Datangi Tempat Latihan Arema
Elias Alderete, striker Arema dihadang bek Persib Victor Igbonefo dan kiper Teja Paku Alam.

Suporter Dihimbau Tak Datangi Tempat Latihan Arema

Diposting pada

Malang – Manajemen Arema FC mengimbau Aremania tidak mendatangi sesi latihan tim. Hal ini demi kebaikan bersama dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Suporter Dihimbau Tak Datangi Tempat Latihan Arema
Elias Alderete, striker Arema dihadang bek Persib Victor Igbonefo dan kiper Teja Paku Alam.

“Sementara belum ada rencana latihan tertutup. Namun tertutup memang bagian dari mencegah. Dan biarlah Arema fokus berlatih. Disarankan suporter melakukan social distancing (menjaga jarak antar orang). Artinya dengan tidak datang melihat latihan, akan turun serta dalam upaya preventif,” kata media officer Arema, Sudarmadji.

Ketika Arema kembali berlatih, biasanya akan mengundang keramainan sehingga manajemen khawatir. Saat ini, Arema masih belum membicarakan apakah mereka akan menjalani sesi latihan tertutup.

Manajemen menyarankan suporter untuk lebih banyak berada di rumah jika sedang tidak bekerja. Pasalnya, Aremania yang datang ke tempat latihan juga banyak yang menghampiri pemain untuk foto bersama. Untuk menjaga kenyamanan semua pihak, hal tersebut sementara ini harus dihindari.

“Ini demi kebaikan semua. Tim medis Arema tentunya juga sepakat dengan hal itu,” jelasnya.

Beberapa klub Liga 1 kini juga sudah melakukan pemeriksaan medis untuk pemain, di antaranya Barito Putera, Persib Bandung dan lainnya. Arema juga ada rencana melakukan ini setelah pemain berkumpul

Dalam Keadaan Sehat

Mayoritas pemain Arema baru saja bepergian ke kampung halaman selama liburan dehingga harus ada pemeriksaan.

Saat ini, pemain Arema tidak ada yang mengalami gejala sakit. Prediksi awal, Hendro Siswanto dkk. dalam kondisi aman. Satu-satunya pasien tim medis Arema saat ini hanya Utam Rusdiana yang mengalami cedera lutut.

Di Malang, warga diimbau untuk waspada. Pemkot Malangmulai memantau akses keluar masuk wilayah. Semula ada kabar mengunci wilayah atau lockdown. Namun hal itu dibantah. Pemkot membatalkan sejumlah agenda yang mengundang keramaian dan meliburkan sekolah.