Striker Muda Persija Bekerja Keras demi Masuk Timnas Indonesia
Sutan Diego Armando Ondriano Zico. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Striker Muda Persija Bekerja Keras demi Masuk Timnas Indonesia

Diposting pada

Jakarta – Striker Persija Jakarta U-20, Sutan Diego Armando Zico, bekerja keras dengan tidak melewatkan jadwal latihan meski tim tengah libur karena pandemi COVID-19. Zico bekerja keras dalam latihan untuk memaksimalkan semua program demi misinya memperkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2021.

Pemain muda yang karib disapa Sutan Zico ini terus berusaha menjaga kebugaran fisik agar tetap fit. Memang ada misi yang ingin diraihnya yaitu kembali masuk ke Timnas Indonesia, terutama Timnas Indonesia U-19 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.

Striker Muda Persija Bekerja Keras demi Masuk Timnas Indonesia
Sutan Diego Armando Ondriano Zico. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pada pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 yang seharusnya berlangsung pada Maret 2020, eks striker Timnas Indonesia U-16 asuhan Fakhri Husaini tersebut ternyata tidak mendapatkan panggilan dari Shin Tae-yong. Pemain Persija yang dipanggil hanya Sandi Artha Samosir dan Braif Fattari.

Kondisi tersebut yang membuat Sutan Zico makin termotivasi demi kembali ke Tim Garuda Muda. Pemain Persija itu menegaskan berusaha maksimal untuk bisa dilirik oleh pelatih asal Korea Selatan dan masuk dalam Timnas Indonesia U-19, bahkan ketika harus berlatih mandiri di tengah pandemi virus corona.

“Situasi sekarang ini memang sulit karena penyebaran virus corona. Tapi, saya tidak mau berleha-leha meski tim ini sedang libur latihan. harus menjaga kondisi dengan terus berlatih,” ujar Zico seperti dilansir situs resmi Persija.

“Saya ingin bisa kembali ke Timnas Indonesia. Saya ingin bisa lebih baik untuk ke depannya. akan berusaha keras untuk mendapatkan itu semua,” lanjutnya.

Belum Bisa Berkompetisi

Sutan Zico dan persepak bola lain di Indonesia memang harus berlatih mandiri terlebih dulu. Segala aktivitas
klub, termasuk pemusatan latihan Timnas Indonesia, harus dihentikan demi menekan angka
penyebaran virus corona yang tengah menjadi pandemi di dunia dan juga di Indonesia.

Bahkan PSSI telah mengambil kebijakan bahwa kompetisi resmi di Indonesia dalam kondisi force majeure
karena status darurat bencana yang ditetapkan oleh pemerintah hingga 29 Mei 2020. Kondisi ini membuat kompetisi di Indonesia paling cepat bakal kembali digelar setelah 1 Juli 2020.

Namun, jika masa status darurat bencana hingga 29 Mei mendatang ternyata diperpanjang oleh pemerintah, PSSI menetapkan kompetisi musim 2020 dibatalkan.

Sumber: Persija