Nistelrooy dan Henry

Scholes: Nistelrooy Marah jika Thierry Henry Cetak Gol

Diposting pada

Manchester – Pesepakbola legenda Manchester United, Paul Scholes, mengungkapkan norma sang mantan rekan setim, Ruud van Nistelrooy. Scholes menyebut Nistelrooy selalu membandingkan dirinya menggunakan eks penyerang Arsenal, Thierry Henry. Dalam pengakuan Scholes, Nistelrooy bakal marah tiap kali tahu Henry mencetak gol.

Nistelrooy diboyong Man United berdasarkan PSV Eindhoven dalam animo panas 2001. Kala itu, Nistelrooy didatangkan buat menggantikan posisi Andy Cole yang hengkang ke Blakcburn Rovers. Sebelum membela Man United, nama Nistelrooy telah membahana di negara asalnya, Belanda.

Terbukti, ia sempat sebagai top skor Liga Belanda 1998-1999 & 1999-2000. Lantaran itu, misi yang sama pun dicanangkan Nistelrooy beserta Man United, yakni menjadi top skor Liga Inggris. Hanya saja, Nistelrooy mendapatkan persaingan sengit berdasarkan penyerang Arsenal, Thierry Henry.

Selama lima tahun (2001-2006) membela Man United, Nistelrooy hanya satu kali menjadi top skor Liga Inggris, tepatnya dalam 2002-2003. Saat itu Nistelrooy mengoleksi 25 gol, unggul satu bola dari Henry di posisi dua.

Hanya saja di keempat musim lainnya, Nistelrooy selalu kalah menurut Henry, yg mana penyerang berpaspor Prancis itu selalu keluar menjadi top skor Liga Inggris. Selain 2002-2003, persaingan sengit antara Henry dan Nistelrooy tersaji pada 2001-2002. Saat itu Henry mengoleksi 24 gol, unggul satu bola dari Nistelrooy pada loka kedua.

“Nistelrooy hidup hanya mencetak gol. Setiap ia mencetak gol atau tidak, hal pertama yang dia dilakukan pada pada bus tim setelah melakoni pertandingan merupakan mengecek, apakah Henry mencetak gol atau tidak,” istilah Scholes mengutip dari The Sun, Senin (20/4/2020).

“apabila Thierry Henry mencetak gol, Nistelrooy akan diam kepada siapa pun di sepanjang bepergian pulang. Meski begitu, Nistelrooy adalah penyerang tajam yang telah menampakan kualitas di mana-nama,” tutup Scholes.