Pasca Corona, Obor Olimpiade 2020 Tiba di Jepang dari Yunani
Presiden Olimpiade Tokyo 2020 Yoshiro Mori membawa api untuk obor Olimpiade Tokyo 2020 saat tiba dari Yunani di Pangkalan Udara Matsushima, Prefektur Miyagi, Jepang, Jumat (20/3/2020). Jepang bersikeras menyelenggarakan Olimpiade 2020 tepat waktu di tengah ancaman Covid- 19 . (AP /Eugene Hoshiko)

Pasca Corona, Obor Olimpiade 2020 Tiba di Jepang dari Yunani

Diposting pada

Tokyo – Prosesi menuju perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 masih terus berjalan di tengah pandemi virus corona baru (COVID-19) yang mengguncang dunia. Obor Olimpiade yang dibawa dari Yunani telah tiba di Jepang, Jumat (20/3/2020).

Obor Olimpiade itu diangkut menggunakan pesawat Boeing 787 yang dioperasikan bersama oleh Japan Airlines dan All Nippon Airways. Pesawat itu mendarat di pangkalan Angkatan Udara Jepang di Matsushima, yang merupakan bagian dari Miyagi Prefecture.

Pasca Corona, Obor Olimpiade 2020 Tiba di Jepang dari Yunani
Presiden Olimpiade Tokyo 2020 Yoshiro Mori membawa api untuk obor Olimpiade Tokyo 2020 saat tiba dari Yunani di Pangkalan Udara Matsushima, Prefektur Miyagi, Jepang, Jumat (20/3/2020). Jepang bersikeras menyelenggarakan Olimpiade 2020 tepat waktu di tengah ancaman Covid- 19 . (AP /Eugene Hoshiko)

Namun, seremoni penyambutan berlangsung sunyi. Tak ada penonton yang menyaksikan acara seremonial tersebut.

Dua atlet tersohor Jepang menerima obor Olimpiade 2020 tersebut, yaitu Saori Yoshida (peraih 3 medali emas gulat Olimpiade) dan Tadahiro Namura (peraih 3 medali emas judo Olimpiade). Obor Olimpiade 2020 tersebut selanjutnya akan dibawa berkeliling di wilayah Tohoku, yang dulu dihantam tsunami dan gempa bumi.

Panitia penyelenggara melabeli pawai tersebut dengan sebutan “kirab api pemulihan” yang digelar sampai upacara kick off resmi di Fukushima pada 26 Maret.

“Untuk kali pertama dalam 56 tahun, relai obor Olimpiade akan menuju Tokyo. Saya berharap relai obor Olimpiade akan menerangi jalan harapan bagi banyak orang, ” kata Presiden Komite Olimpiade Tokyo, Yoshiro Mori, seperti dikutip Japan Today.

“Kami akan terus bekerja sama erat dengan Komite Olimpiade Internasional, pemerintah Jepang, dan Guberbur Tokyo. Kami akan memastikan perhelatan yang aman dan nyaman,” imbuh Mori, mengenai kekhawatiran perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 di tengah pandemi global virus corona.

Belum Ada Sinyal Penundaan

Panitia penyelenggara berulang kali mengatakan Olimpiade Tokyo 2020 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli sampai 9 Agustus itu tetap akan berjalan sesuai rencana.

Namun, setelah penyebaran virus corona di seluruh penjuru dunia membuat banyak turnamen olahraga yang dihentikan
atau ditunda, termasuk Piala Eropa 2020. Liga-liga sepak bola domesti di berbagai belahan dunia juga sudah ditunda atau dibatalkan.

Kondisi itu memicu kekhawatiran Olimpiade 2020 juga akan ditunda atau dibatalkan. Namun, sejauh ini Jepang mengisyaratkan belum ada rencana untuk menunda atau membatalkan event tersebut.

Sumber: Japan Today