arsenal vs barcelona

Memori Arsenal Kalahkan Barcelona: Ketika Tiki-Taka Lumpuh di Emirates Stadium

Diposting pada

Tepat sehabis undian babak 16 akbar Liga Champions 2011, fans Arsenal indolen mendengar tim kesayangan mereka wajib berhadapan dengan Barcelona. Saat itu skuad Pep Guardiola dianggap sebagai tim terbaik pada dunia.

Bicara kualitas pada atas kertas, Arsenal jelas jauh di bawah Barcelona. Namun, ternyata Arsene Wenger bisa menemukan cara buat menundukkan Blaugrana pada permainannya sendiri, yakni aliran umpan pendek berdasarkan kaki ke kaki.

Pertandingan ini akan selalu dikenang fans The Gunners. Betapa tidak, Barcelona ternyata keok saat menyambangi Arsenal. Leg pertama 16 akbar, The Gunners berhasil memetik kemenangan 2-1.

Meski pada akhirnya takluk pada leg kedua dan tersingkir berdasarkan kompetisi tersebut, pertandingan ini permanen dianggap menjadi galat satu pertandingan terbaik yang pernah disaksikan publik Emirates Stadium.

Tertinggal Terlebih Dahulu

Kemenangan Arsenal terasa khas lantaran diraih menggunakan susah payah lewat salah satu comeback terbaik mereka. Betapa tidak, Arsenal tertinggal 0-1 semenjak babak pertama, sampai akhirnya Robin van Persie bisa menyamakan kedudukan pada mnt ke-78.

Lalu, 5 mnt berselang, giliran Andrey Arshavin yg membuat publik Emirates bersorak dengan mencetak gol kemenangan tim. Hasil itu dramatis, Arsenal menang 2-1 atas tim terkuat pada dunia dalam masanya.

Pertandingan itu masih jadi salah satu kenangan anggun fans Arsenal sampai sekarang, yg jua jadi bukti kualitas Wenger sebagai galat satu pelatih terbaik pada dunia.

Sedikit Beruntung

Usai laga tersebut, sebagian akbar analis sepak bola menilai Arsenal menang beruntung. Tidak sepenuhnya galat, tapi sebenarnya yg perlu diapresiasi merupakan gaya bermain Arsenal.

Betapa tidak, Wenger menginstruksikan timnya untuk memainkan gaya bermain spesial mereka, umpan-umpan pendek & penguasaan bola. Keputusan Wenger ini seakan-akan meremehkan Barcelona yang saat itu jadi rajanya umpan pendek & penguasaan bola.

Tidak ada yg bisa membantah kualitas permainan Barca pada waktu itu. Ada Xavi, Iniesta, dan Busquets di lini tengah. Ditambah Dani Alves & Lionel Messi, mereka jadi salah satu tim paling berbahaya.

Kesalahan Barcelona

Tanpa bermaksud memandang remeh pilihan taktik & kemenangan Arsenal, sebenarnya Barcelona nir beruntung dalam kekalahan ini.

Barca seharusnya sanggup unggul cepat sejak awal pertandingan andai para penyerang mereka mampu memaksimalkan peluang dengan lebih efektif. Arsenal pantas menang, tapi sebagian karena kesalahan Barcelona.

Pada pertandingan tersebut, Lionel Messi membuang sejumlah peluang emas di babak pertama, yg seharusnya mampu mengakhiri perlawanan Arsenal semenjak awal.

Alih-alih, pasukan Wenger sanggup bertahan menghadapi gempuran Barca, & membalas mencetak gol dalam satu momen penting.

Pemain yg Bersinar: Jack Wilshere

Dia masih 19 tahun pada pertandingan itu, akan tetapi Jack Wilshere sudah menyuguhkan keliru satu performa terbaiknya. Dia tampil jauh melebihi usia mudanya dan bahkan lebih baik berdasarkan trio gelandang Barca,.

Wilshere melakukan segalanya, baik tugas bertahan maupun menyerang. Dia memenangi poly duel, mengalirkan bola menggunakan presisi, & bahkan tidak sanggup ditahan oleh pemain sekelas Xavi dan Iniesta.

Singkatnya, performa Wilshere malam itu merupakan keliru satu performa terbaik pemain Arsenal pada level individu.

Pemain yg Bersinar: Lionel Messi

Andai keberuntungan memihaknya, Messi mungkin sanggup mencetak 2 sampai 3 gol pada pertandingan ini. Namun, Arsenal beruntung Messi tampil sedikit jelek dalam laga ini.

Meski begitu, jika melihat performa secara menyeluruh, Messi masih jadi ancaman terbesar Arsenal. Di setiap agresi Barca, selalu ada nama Messi yg terilbat.

Dia berlari, menyodorkan umpan indah, jua menggiring bola menggunakan cara khasnya. Messi pula berperan langsung pada gol pembuka Barcelona

Rating Pemain Arsenal

Starting XI: Szczesny (8); Eboue (7), Djourou (7), Koscielny (8), Clichy (7); Song (7), Wilshere (9*); Walcott (7), Fabregas (8), Nasri (7); Van Persie (7)

Pengganti: Arshavin (8), Bendtner (7)

Rating Pemain Barcelona

Starting XI: Valdes (6); Alves (7), Pique (6), Abidal (6), Maxwell (5); Busquets (5), Xavi (7), Iniesta (6); Villa (7), Messi (7*), Pedro (6)

Pengganti: Keita (5), Adriano

Statistik Arsenal – Barcelona

Possession: 34% – 66%
Shots: 13 – 11
On target: 5 – 5
Pass success: 84% – 92%
Aerial duel sucess: 57% – 43%
Dribbles won: 12 – 18
Tekel: 18 – 20