Ronaldo
Ronaldo Lima saat masih berkostum Inter Milan

Harta, Pesta, dan Wanita: Ronaldo Tidak Akan Menyesal Pernah Bersenang-senang

Diposting pada

Ronaldo Nazario bakal selalu diingat sebagai di antara pemain terbaik yang pernah menggiring si kulit bundar. Mantan striker Brasil tersebut terlahir dengan bakat luar biasa, yang sayangnya mesti menghadapi masalah cedera parah.

Selama masih bermain, Ronaldo pernah membela sebanyak klub top. Dia pernah bermain guna PSV, Barcelona, Inter Milan, Real Madrid, pun AC Milan. Ke mana juga Ronaldo pergi, dia membawa gol bersamanya.

Selain sebab torehannya di lapangan, Ronaldo pun populer sebab kehidupan pribadinya. Dia selalu menculik perhatian media, bahan pernah tersandung permasalahan prostistusi.

Kehidupan Ronaldo di luar sepak bola memang benar-benar gemerlap. Khususnya ketika dia masih muda dan punya tidak sedikit uang, pesta ialah caranya merasakan hidup.

Pesta Luar Biasa

Ronaldo memang dikenal gemar sekali menggelar pesta tak waras yang luar biasa. Dia menghaburkan uang, pergi ke bar atau diskotik guna berpesta. Tentu Ronaldo menjalani kehidupan yang hanya dapat diimpikan tidak sedikit pemuda lainnya: harta dan wanita.

Saking seringnya, pesta ala Ronaldo bahkan sampai sejumlah kali disorot media.

“Pesta-pesta saya paling bagus, sejumlah di antaranya bahkan lebih dikenang daripada gol-gol saya,” buka Ronaldo untuk Marca.

“Orang-orang hanya dapat membayangkan bagaimana sebetulnya pesta saya. Memang tersebut bagus dalam khayalan mereka, tapi sebetulnya mereka tidak tahu alangkah memuaskannya pesta-pesta itu.”

Sering Diingatkan

Kebiasaan berpesta berikut yang dinilai jadi di antara penghambat karier Ronaldo. Dia berulang kali diingatkan tidak sedikit orang, namun semuanya tidak dirasakan oleh Ronaldo.

“Florentino [Perez] memberikan tidak sedikit saran pada saya. Cerita yang sangat saya ingat ialah ketika dia memanggil saya dan berkata: ‘Mengapa kita tidak membisu di rumah? Lilhatlah Figo’,” sambung Ronaldo.

“Saya menjawabnya: ‘Presiden, andai saya punya istri laksana Figo, saya jelas bakal berdiam di rumah’.”

“Arrigo Sacchi pun pernah memperingatkan saya dan menyerahkan denda,” imbuhnya.

Tidak Menyesal

Berulang kali diperingatkan tidak mengolah Ronaldo. Kini, menilik kembali waktu gilanya itu, dia menyatakan tidak tidak banyak pun menyesal. Saat itu, walau menghabiskan tidak sedikit uang dan tercebur dengan tidak sedikit wanita, Ronaldo tetap mengkhususkan sepak bola.

“Prioritas saya tidak jarang kali sepak bola, jadi saya tidak menyesal. Pesepak bola masih muda, mereka hendak keluar, mereka hendak bertemu dengan tidak sedikit wanita,” lanjut Ronaldo.

“Itu urusan wajar untuk pemuda, khususnya saat Anda punya tidak sedikit uang,” tandasnya.

Sumber: Marca