Messi

Hari Ini 13 Tahun yang Lalu, Lionel Messi Ciptakan Salah Satu Gol Terhebat di Copa Del Rey

Diposting pada

Sebuah momen yang luar biasa terjadi pada tanggal 18 April 2007. Pada saat itu seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Lionel Messi mencetak galat satu gol terhebat yang pernah diciptakan pada ajang Copa Del Rey.

Musim 2006/07 merupakan animo ketiga Messi pada tim senior Barcelona. Sejak ekspresi dominan itu, ia mulai reguler bermain di skuat Barcelona besutan Frank Rijkaard.

Pada ketika itu Barcelona menggelar partai leg pertama semifinal Copa Del Rey. Pada saat itu versus yg mereka jamu pada Camp Nou adalah Getafe. Barcelona dalam waktu itu nir mengalami kesulitan berarti menghadapi Getafe. Baru 18 mnt laga berjalan, Xavi telah membuka keunggulan El Blaugrana.

Tetapi 11 mnt kemudian, sebuah aksi dagi ditunjukkan Lionel Messi yg menggandakan keunggulan Barcelona menggunakan gol yang spektakuler.

Lari Setengah Lapangan

Pada waktu itu, Messi menerima umpan pendek berdasarkan Xavi. Namun dia berada pada posisi yang kurang bagus karena ada 2 pemain Getafe yg menjaganya. Namun secara mengejutkan Messi berhasil melewati ke 2 pemain tersebut. Ia terus menggiring bola ke kotak penalti Getafe, melewati adangan dua pemain bertahan Getafe.

Ia berhasil lolos dari adangan itu dan berhadapan satu lawan satu menggunakan kiper Getafe. Ia membuat oleh kiper menjatuhkan diri terlebih dahulu sebelum mencepoloskan bola ke gawang.

Menang Besar

Pertandingan itu berakhir menggunakan skor 5-2. Messi menambah satu gol lagi buat Barca, lalu disusul gol Eidur Gudjohnsen dan Samuel Etoo.

Di leg ke 2 Barcelona lebih diunggulkan buat memenangkan laga tersebut. Maklum membalikkan defisit tiga gol melawan skuat El Blaugrana bukanlah tugas yang enteng.

Namun secara mengejutkan Getafe berhasil membantai Barca menggunakan skor 4-0 pada Coliseum Alfonso Perez, sebagai akibatnya agregat akhir Getafe menang 6-5 dan berhasil lolos ke final Copa Del Rey.

Paceklik Juara

Musim itu Barcelona juga gagal memenangkan gelar La Liga.

Mereka hanya finish di peringkat 2 klasemen akhir La Liga menggunakan mengumpulkan 76 poin, sama menggunakan Real Madrid, namun mereka kalah pada head to head.