Asisten Barito Putera Diisolasi dan Diobservasi Karena Indikasi Covid-19
Asisten Barito Putera Diisolasi dan Diobservasi Karena Indikasi Covid-19

Asisten Barito Putera Diisolasi dan Diobservasi Karena Indikasi Covid-19

Diposting pada

Banjarmasin – Manajer tim Barito Putera, Mundari Karya, mengklarifikasi kabar yang beredar terkait asisten pelatih Yunan Helmi terindikasi terpapar virus Corona. Mundari Karya menegaskan sebelum menjalani isolasi di RSUD Ulin Banjarmasin, Yunan Helmi, positif mengalami demam berdarah.

Asisten pelatih Barito Putera, Yunan Helmi, dikabarkan berada di RSUD Ulin Banjarmasin bersama dua orang lain yang terindikasi terpapar virus Corona. Keberadaan Yunan Helmi di RSUD Ulin diakui oleh Mundari Karya. Namun, soal indikasi terpapar virus Corona, manajer Barito Putera itu menegaskan belum ada kepastian.

“Info coach Yunan diisolasi di RSUD Ulin Banjarmasin benar. Dia sekarang sedang diobservasi oleh tim dokter. Untuk memastikan Yunan positif Corona atau tidak, itu butuh waktu karena hasil pemeriksaan harus dikirim ke Jakarta agar hasilnya valid,” tutur Mundari Karya.

Mundari Karya perlu menjelaskan masalah ini agar tak beredar berita yang simpang siur. Apalagi wabah Corona tengah menjadi sorotan, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia.

Asisten Barito Putera Diisolasi dan Diobservasi Karena Indikasi Covid-19
Asisten Barito Putera Diisolasi dan Diobservasi Karena Indikasi Covid-19

“Berita pandemi Corona ini sangat sensitif di masyarakat. Jika kita pernah kontak dengan orang lain yang kemudian divonis positif Corona, tentu akan berpengaruh kepada psikologis orang bersangkutan. Jadi kami harus luruskan berita soal Yunan Helmi ini agar tak simpang siur,” kata manajer Barito Putera itu.

Mengawali Pemeriksaan dan Positif Demam Berdarah

Mantan arsitek Pelita Jaya ini mengungkapkan Yunan Helmi sempat merasakan tidak enak badan saat berada di mes pemain di Banjarbaru.

“Karena kondisinya tambah parah, Yunan Helmi izin periksa ke Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin di Kota Banjarmasin. Hasil medis di rumah sakit itu, Yunan Helmi dinyatakan positif demam berdarah dan harus opname di sana,” ungkap Mundari Karya.

“Sebelum berangkat ke Makasar, tim pelatih termasuk saya sempat membesuk dia. Pak Hasnur sangat memperhatikan musibah yang menimpa Yunan ini,” jelasnya.

Mundari Karya juga mengaku telah menjelaskan kronologis dan data medis Yunan Helmi kepada seluruh pemain Barito Putera yang ikut bertandang ke Makassar.

“Saya jelaskan semua kronologis itu ke pemain. Ini sangat penting agar mereka tenang karena semua yang ada di tim setiap hari berinteraksi dengan Yunan Helmi. Alhamdulillah, sekarang psikologis pemain nyaman,” ungkapnya.

Berita soal Yunan Helmi menjadi heboh, karena sosok asal Lamongan ini diisolasi di RSUD Ulin Banjarmasin bersama dua warga asal Tanah Bumbu yang mengalami keluhan sakit mirip gejala Corona. Dua warga itu adalah jamaah yang baru saja pulang dari ibadah umrah di Mekah.